20250725 093040 1 768x197

Jumlah Korban Keracunan MBG di Lubukbasung Capai 86 Orang

AGAM, – Jumlah korban terdampak keracunan makanan yang diduga bersumber dari menu nasi goreng yang diedarkan dapur SPPG Kampuang Tangah, Kecamatan Lubukbasung, hingga Rabu, (1/10) malam sudah mencapai 34 orang.

 

Data terakhir yang diperoleh kaba12, tercatat sebanyak 34 orang yang mendapat perawatan di tiga lokasi, masing-masing 20 orang di Puskesmas Manggopoh, 9 RSUD Lubukbasung dan 5 orang di RSIA Rizky Bunda.

Diprediksi, jumlah korban terdampak keracunan berpotensi bertambah, mengingat jumlah penerima manfaat yang dilayani mencapai lebih 3.564 orang di 57 sekolah di radius pelayanan SPPG Kampuang Tangah.

 

Informasi yang diperoleh kaba12, saat ini, para korban terus mendapat penanganan intensif di rumah sakit, baik anak-anak yang berusia balita, guru dan beberapa anak berusia remaja dari berbagai sekolah di Lubukbasung.

Menurut informasi yang diperoleh kaba12, kejadian keracunan yang diduga bersumber dari dapur MBG tersebut, merupakan kejadian pertama pertama di Sumatera Barat, yang membuat heboh masyarakat , pasalnya kejadian keracunan makanan yang terjadi sejak Rabu sore itu, mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat, bahkan IGD RSUD Lubukbasung penuh sesak oleh masyarakat.

Sekab. Agam Dr.M.Lutfie bersama Kadinas Kesehatan Agam dr.Hendri Rusdian yang memantau langsung lokasi etrdampak di RSUD Lubukbasung dan Puskesmas Manggopoh, menegaskan, Pemkab.Agam akan berupaya maksimal menangani dampak keracunan tersebut.

 

Seluruh korban, sebutnya akan ditangani khusus dibawah tim medis Pemkab.Agam, bahkan pengawasan khusus dilakukan seluruh unsur, termasuak memantau perkembangan yang terjadi, “kita berharap, tidak ada tambahan warga terdampak, “sebutnya.

Sejauh ini, Pemkab.Agam masih belum menetapkan status kejadian keracunan yang bersumber dari dapur MBG tersebut, apakah ditetapkan kejadian luar baisa atau langkah penanganan khusus, pasalnya jumlah warga terdampak keracunan hingga Rabu malam masih terus bertambah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *