SUMATERA BARAT — Pemadaman listrik secara massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat dan beberapa provinsi di Pulau Sumatera diduga disebabkan gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV Linggau–Lahat.
Jalur transmisi tersebut merupakan tulang punggung (backbone) sistem kelistrikan yang menghubungkan jaringan antarwilayah di Sumatera.
Gangguan pada jalur utama tersebut memicu efek domino terhadap sistem proteksi kelistrikan di sejumlah pembangkit dan gardu induk. Dampaknya, aliran listrik di berbagai daerah mengalami pemadaman mendadak, termasuk di wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Sumatera Selatan.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemulihan sistem secara bertahap agar pasokan listrik dapat kembali normal. Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap jaringan transmisi guna memastikan kondisi sistem tetap aman dan stabil.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta mengantisipasi kondisi selama proses pemulihan berlangsung. Warga juga diminta menghemat penggunaan listrik setelah aliran kembali normal guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Belum ada informasi resmi terkait estimasi waktu pemulihan total maupun penyebab pasti gangguan pada jaringan transmisi tersebut.
Namun pihak berwenang memastikan proses perbaikan terus dilakukan secara maksimal agar pasokan listrik segera pulih sepenuhnya.
Langsung ke konten






