20250725 093040 1 768x197

Csr Semen Padang Abai dengan lingkungan, Tidak Pedulikan Masyarakat Terdampak Abu Perusahaan

PADANG,- Jika pertemuan kecil dg niat baik di abaikan, apa perlu pertemuan skala besar yg akan menyelesaikan nya, jika perundingan harmonis di anggap sepele, apa perlu bombardir suasana jadi penentu arah

 

Csr semen padang di nyatakan secara sah sudah mengalami penurunan kualitas dan kapasitas nya, di saat pencemaran lingkungan tetap lanjut dari aktifitas produksi semen, tapi ketentuan undang undang negara di abaikan dan atau di jalankan dengan ugal ugalan, mereka berlindung dari keadaan perusahaan yg di ceritakan merugi, padahal lebih makmur dulu semen padang dg indarung 1-4 nya, kenapa harus ada 5 dan 6 baru ugal ugalan??

 

Bukit itu sudah gundul skrg, mereka rampas kampung sehat kami, mereka berseragam bumn keluar rumah dg mobil mewah setiap hari bersama keluarga nya, nasib masyarakat sekitar siapa yg peduli, apa mereka tetap jaga masyarakat sekitar di kemakmuran rendah sehingga pendidikan layak cuma jadi angan angan semata, semua berhak makmur, semua berhak maju, knp harus ada aksi besar dulu baru tuntutan di dengar, kenapa tidak di jalankan dengan harmonis saja

 

Kita anak muda kec pauh menuntut keberlangsungan yg adil dan makmur, letakkan lah semua hak di tempat nya, jika csr semen padang tetap ugal ugalan, jangan salahkan kami tidak percaya lagi dg janji serta fisi misi perusahaan selama ini, kami akan terus bergerak sampai semua hak itu berada di tempat yg benar

 

Kita terus berkarya sampai negri ini makmur

 

Jika di bahas teori Butterfly effect, maka semua kita yg berada di lingkungan pabrik semen padang mengalami kerugian, baik dari segi kesehatan, kenyamanan serta junlah produksi panen lahan pertanian kita, kita mungkin tidak perlu menghitung kuranya umur akibat menghirup debu semen yg beterbangan 116 thn belakangan, oksigen yg di hasil kan bukit karang putih terus berkurang karna bukit itu setiap hari mereka bom.

 

Kembalikan marwah csr semen padang seperti dulu, kami berhak mengurus nagari ini dg ketentuan yg sudah di atur negara kami indonesia, jika tidak ada yg menertibkan maka kami pemuda yg akan menertibkan, sama hal nya negara ini merdeka dg pemuda nya.(**)