20250725 093040 1 768x197
Agama  

Jama’ah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Mulai Tarawih Malam ini, Puasa Besok 

PADANG, – Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kecamatan Pauh, Kota Padang, akan menggelar salat Tarawih pertama hari ini, Senin (16/2/2026). Penetapan ini menandai dimulainya rangkaian ibadah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bagi para pengikut tarekat tersebut.

 

Sedangkan untuk hari pertama puasa jatuh pada Selasa (17/2/2026). Diketahui salah satu lokasi digelar salat Tarawih pertama berada di Surau Baru yang berlokasi di Jalan Dr Mohammad Hatta, Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Padang.

 

Simpang masuk ke Surau Baru hanya beberapa meter dari Kantor Polsek Pauh, dimana terdapat gerbang bertuliskan ‘Surau Baru’.

 

Sebelumnya diberitakan, jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumbar, dipastikan akan memulai ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi pada Selasa, 17 Februari 2026.

 

Pengurus sekaligus Imam Surau Baru, Zahar, mengatakan penetapan awal Ramadhan tersebut telah diputuskan sejak dua bulan lalu melalui musyawarah para tokoh ulama Tarekat Naqsabandiyah.

 

“Kami akan mulai berpuasa pada Selasa, 17 Februari 2026. Sementara itu, salat tarawih perdana dilaksanakan pada Senin malam di Surau Baru,” kata Zahar saat ditemui wartawan, Rabu (4/2/2026). Surau Baru merupakan salah satu basis utama jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang.

 

Surau ini didirikan oleh Syekh Muhammad Thaib pada tahun 1910 dan tercatat sebagai surau tertua milik jemaah Naqsabandiyah di Padang. Lokasinya berada di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

 

Zahar menjelaskan, penentuan awal Ramadhan dilakukan melalui proses musyawarah yang melibatkan para tokoh ulama Naqsabandiyah dengan menggunakan metode hisab, rukyah, dalil, ijma, dan qiyas.

 

“Penetapan awal puasa dilakukan melalui musyawarah para ulama dengan berbagai metode tersebut. Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa awal Ramadhan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pada Ramadhan tahun ini jemaah Tarekat Naqsabandiyah akan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

 

“Puasa Ramadhan tahun ini akan berlangsung selama 30 hari,” ujarnya. Meski memulai puasa lebih awal dibandingkan sebagian umat Islam lainnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *