Jakarta — Setiap peran dalam kehidupan sekecil apa pun memiliki andil besar dalam membentuk kekuatan cerita secara utuh di masa depan.
Hal inilah yang ditunjukan Edy Sudarnoto, olahragawan nasional yang memiliki rekam jejak mengesankan di dunia sepakbola nasional dimasa remajanya.
Meski dikenal melalui kiprahnya di dunia sepakbola, yakni mantan pemain nasional yunior Indonesia pada Piala Dunia Tokyo 1979. Di cabang olahraga tenis tidak bisa dipandang sebelah mata. Edy Sudarnoto (58) sejak pensiun di Bea Cukai pada tahun 2019 lalu, menetap di Kerawang.
Menyoal aktivitas Edy yang pada tahun 2025 genap berusia 64 tahun ini, selain disibukkan dengan aktivitas sebagai pelatih tenis privat, juga konsisten dengan cabang tenis lapangan di tanah air sebagai kontraktor renovasi lapangan tenis.
Kini Edy menunjukan kualitas pekerjaannya Gedung Dhanapala, Kemenkeu RI, dimana diatas gedung tersebut tengah dibangun Lapangan Tenis.
Dihubungi disela-sela tugas renovator yang dikerjakannya, Selasa (22/7/2025) Edy tampak membaur dengan para pekerja lapangan tenis yang dipekerjakannya.
Dalam menggeluti cabang tenis lapangan kesehariannya juga aktiv bermain tenis dan melayani latihan privat bagi penggiat tenis pemula dan Bersertifikat pelatih Tennis yg di selenggarakan di Semarang dan Solo .
Menariknya, Edy sebelum intensif bermain tenis lapangan, juga sempat aktiv di terjun payung, jadi penyelam dan bahkan sempat asyik dengan bersepeda.
“Tenis lapangan menjadi olahraga kegemaran saya terakhir. Melalui tenis saya banyak bersilaturahmi kawan-kawan se-usia saya” ujarnya menutup interaksinya dengan wartawan media ini. (*)






