Yayasan Kemala Bhayangkari Pesisir Selatan Siapkan Satu Dapur Baru di Sutera

 

Pesisir Selatan – Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyiapkan satu dapur baru di Kampung Lambung Bukik, Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Kecamatan Sutera, dalam rangka menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari data yang dihimpun, dapur ini merupakan dapur ketiga di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Pesisir Selatan. Dua dapur sebelumnya telah lebih dulu beroperasi, masing-masing di Painan dan Amping Parak, yang selama ini menjadi sentra penyediaan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar.

Kapolres Pesisir Selatan adalah AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H. di Painan, Jumat, mengatakan bahwa pendirian dapur baru di Sutera ini merupakan bentuk dukungan nyata Polres Pesisir Selatan dan Bhayangkari terhadap program nasional yang digagas pemerintah untuk meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, kami berkomitmen membantu pemerintah dalam memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya bisa dirasakan hingga ke pelosok nagari,” ujar AKBP Derry Indra.

Ia menambahkan, dapur ini akan dilengkapi dengan peralatan memasak modern dan tenaga pengelola yang telah mendapatkan pelatihan tentang standar kebersihan, keamanan pangan, serta manajemen logistik bahan makanan.

Ketua Bhayangkari Cabang Pesisir Selatan, Ny. Desi Derry Indra , juga menyampaikan bahwa dapur di Sutera akan mulai beroperasi dalam waktu dekat, dengan target awal melayani ratusan porsi makanan setiap hari untuk anak-anak sekolah dasar di wilayah tersebut.

“Kami berharap kehadiran dapur ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak dan mendukung tumbuh kembang mereka, sekaligus mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Ny. Derry.

Dengan penambahan satu dapur baru di Sutera, total dapur di bawah koordinasi Yayasan Kemala Bhayangkari Pesisir Selatan kini berjumlah tiga unit, yang semuanya beroperasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan generasi muda di daerah tersebut.

Sementara itu, Muhammad Darda, selaku mitra pengelola dapur, menambahkan bahwa dapur ketiga ini diorientasikan untuk menjangkau wilayah yang tergolong sulit dijangkau, seperti Langgai dan sekitarnya.

“Fokus kami bukan hanya pada wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga daerah-daerah yang selama ini sulit tersentuh program bantuan gizi,” ungkap Muhammad Darda. (@kampay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *