PADANG, – Warga Jalan Gajah, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, digemparkan dengan penemuan mayat yang sudah membusuk dengan posisi tertelungkup di dalam rumah kontrakan, pada Senin, (22/9) sekitar pukul 13.30 WIB.
Korban diketahui bernama Adler (55), yang akrab disapa Abeng ini diduga sudah meninggal dunia sejak 2 hari belakangan. Pasalnya, tubuh korban sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Warga sekitar pun beramai-ramai datang untuk menyaksikannya.
Tak berselang lama, Polisi yang mendapat laporan adanya penemuan mayat, melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti korban meninggal dunia, meski pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, mengatakan penemuan mayat bermula dari kecurigaan pemilik kontrakan, Yusrizal Aci (72).
“Yusrizal yang biasa disapa Aci merasa curiga karena korban, yang akrab dipanggil Abeng, tidak terlihat sejak Sabtu. Ia kemudian mendatangi kontrakan korban sekitar pukul 13.30 WIB,” kata AKP Yuliadi, Selasa (23/9).
Saat tiba di lokasi, kata AKP Yuliadi, saksi Yusrizal mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Rumah tampak sepi, namun dari sekitar lokasi tercium bau busuk yang menyengat
Setelah mengetuk pintu berkali-kali tanpa jawaban, Yusrizal bersama saksi lain, Bus An (65) dan Nurhayati (56), sepakat membuka paksa pintu rumah,” tutur dia.
Begitu masuk, ungkap AKP Yuliadi, mereka menemukan Adler sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Yendri Nasution.
“Kami bersama Tim Inafis, Tim Klewang, serta tenaga medis dari Puskesmas Airtawar Barat, segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” tutur dia.
Dijelaskan AKP Yuliadi, berdasarkan kondisi fisik jenazah, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 48 jam.
“Setelah proses identifikasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan visum luar dan dalam guna memastikan penyebab kematian. Kami telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kabar duka tersebut,” tutup dia. (**)







