Pembangunan SLBN 2 Padang Bukti Nyata kecintaan Presiden Prabowo Terhadap Dunia Pendidikan

IMG-20250917-WA0009

Padang- Diantara dentingan Palu dan derunya adukan semen menandakan Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dengan nilai mencapai miliaran rupiah tersebut sedang dimulai dan sedang dikerjakan.

Proyek ini bukti nyata kecintaan Presiden Prabowo terhadap dunia pendidikan dinegara NKRI tercinta ini Proyek berjalan baik sesuai investigasi dilapangan yang dilakukan oleh LSM KPK-RI dan jurnalis media ini pada rabu 17/9 /2025 papan informasi yang dipertanyakan terlihat berdiri kokoh di lokasi proyek yang sedang dilaksanakan.

Pantauan di lapangan, pekerjaan konstruksi terlihat berjalan dengan baik, Sejumlah pekerja sibuk melakukan pembongkaran, pengecoran, hingga pemasangan batu bata untuk memperluas dan memperbaiki bangunan sekolah.Hasil wawancara dengan Hafizah konsultan penanggung jawab
Mengatakan Proyek ini sedang kami kerjakan kalau ada pihak membuat pemberitaan tidak sehat tentu hal itu tidak bagus demi kelanjutan pembangunan ini.

Kepala Sekolah SLBN 2 Padang Miky Indra M, S.Pd didampingi ketua pelaksana dan pengawas lapangan Syamsir saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa, “pembangunan revitalisasi dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) ini bernilai Rp.2,2 Milyar yang bersumber dari dana APBN, terkait papan informasi telah kami pasang, sementara untuk pekerja dilaksanakan secara swakelola sesuai ajuran kementrian pendidikan ujarnya.

Meski swakelola menurut aturan, praktik ini sangat bagus karena masyarakat dilingkungan bisa bekerja dilokasi proyek tersebut. Warga sekitar sekolah pun mengaku merasa senang bisa bekerja di proyek ini “Kami hanya melihat aktivitas pekerja setiap hari, berapa besar dananya, siapa yang mengelola, atau kapan selesainya. Kami mengetahui dari papan informasinya dan ini sangat transparan karena yang ikut bekerja warga kami yang menganggur seperti keterangan ketua pemuda setempat.

Menurut Peraturan Menteri PUPR Nomor 29 Tahun 2006 dan Pepres 70 tahun 2012, setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan dana pemerintah wajib memasang papan informasi proyek. Tujuannya agar masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat padang sarai yang yang diwakili ketua pemuda menilai, papan informasi pada proyek bernilai miliaran rupiah telah dipasang, kemaren memang sempat disimpan takut menimpa anak-anak istimewa ini bermain dilokasi jadi kita kwatir nanti tumbang.

Menurut Suardi Nike dari LSM KPK-RI, papan informasi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen pengawasan publik. Tanpa papan informasi, masyarakat tidak bisa mengetahui berapa besar anggaran, siapa pelaksana, hingga berapa lama pekerjaan berlangsung dan kapan proyek berakhir dan SOP ini telah dilakukan pihak sekolah.

Ini uang rakyat ucapnya.Masyarakat berhak tahu setiap rupiah yang dibelanjakan. Kalau tidak ada papan informasi, itu sama saja menutup akses publik dan melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tambahnya Tetapi semua ini telah dilakukan pihak sekolah sesuai ajuran tersebut.

Proyek revitalisasi dan pembangunan 4 ruang kelas baru di SLBN 2 Padang disebut-sebut memiliki nilai anggaran mencapai miliaran rupiah. Anggaran besar itu diarahkan untuk memperbaiki 9 ruang lama agar lebih layak, sekaligus membangun ruang kelas tambahan guna menampung meningkatnya jumlah siswa.

Sebagai sekolah luar biasa yang menampung anak berkebutuhan khusus, kebutuhan ruang belajar memang mendesak. dan pembangunan harus dilakukan betul-betul karena akan digunakan untuk murid berkebutuhan khusus.

Fakta di lapangan terlihat memperkuat tidak ada praktik tutup informasi”. Warga sudah mendapatkan sosialisasi resmi mengenai proyek tersebut. Bahkan, beberapa orang tua siswa SLBN 2 Padang sudah diberi tau sebelum proyek dimulai seperti yang di terangkan Syamsir ketua pelaksana pembangunan.

Kami sudah tahu ada proyek dan melihat bangunan dibongkar. Karena sudah ada pemberitahuan dari ketua pemuda kami.dan papan informasi. Sudah terpasang memang itu proyek dari pusat, jelas tertera keterangannya,” ungkap salah seorang wali murid.

Pembangunan revitalisasi 9 ruangan dan 4 ruang kelas baru di SLBN 2 Padang memang sangat dibutuhkan. Papan proyek dalam tinjauan kelapangan sudah teepasang dengan baik dan pada tempatnya, biar masyarakat dan pers senagai kontrol sosial bisa melihat.

Pihak terkait, terutama Kemdikbudristek dan pengawas keuangan negara, akan terus mengawasi proyek ini sesuai ajuran Presiden Prabowo dia memastikan proyek berjalan sesuai aturan. Transparansi adalah kunci agar publik percaya bahwa dana miliaran rupiah benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan makanya proyek dilaksanakan secara swakelolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *