Novermal dan Suardi Nike Temukan Pembalakan diduga Liar di Sariak Bayang, Perbatasan Alahan Panjang Solok – Bayang Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN, – Masyarakat Pesisir selatan minta Polda dan Gubernur Tinjau langsung kelokasi Penumpukan Kayu tersebut

Karena pembalakankan secara liar dilarang keras dinegara ini, karena kerusakan terhadap lingkungan seperti terjadi longsor dan banjir bandang.

Novermal anggota DPRD Pessel melihat langsung dilokasi bagaimana kayu tersebut di tumpuk.Begini ceritanya:

Minggu siang, 13 Juli 2025, saya Novermal kembali melintasi jalan tembus Bayang Pesisir Selatan – Alahan Panjang Solok. Di daerah Sariak Bayang, saya melihat ada pembalakan. Skala besar. Yaitu menggunakan alat berat. Ada dua jalan pengeluaran balok-balok kayu besar hasil pembalakan. Dan, ada satu camp pekerja di pinggir jalan utama.

Pembalakan ini belum dapat informasi apakah berizin atau tidak. Tapi, kondisi lokasi pembalakan di hulu sungai Batang Bayang di perbukitan yang terjal ini dikuatirkan bakal memicu banjir bandang, dan ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat Bayang. Hal ini juga banyak dikeluhkan beberapa tokoh masyarakat Bayang kepada saya.

Supaya ini tidak jadi fitnah dan juga tidak membahayakan keselamatan masyarakat Bayang di kemudian hari, kita minta Gubernur Sumbar Pemprov Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah , Kapolda Sumbar Humas Polda Sumbar memastikan pembalakan ini legal dan ada jaminan kelestarian dan keselamatan alam di sekitarnya.

Suardi Nike dari LSM KPK-RI (komunitas Pemburu Korupsi) Juga menemukan kayu tersebut di samping kiri-kanan jalan Bayang tembus alahan panjang temuan ini telah dia sampaikan kepihak Polda secara lisan untuk meninjau ke lokasi penumpukan kayu yang di duga ilegal loging tersebut, kalau itu ilegal Polisi sudah seharusnya pihak penegak hukum bertindak tegas dan menangkap para pelaku sesuai dengan anjuran Kapolri ujar Suardi pada media ini (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *