Menhankam Akan Membangun Batalyon TNI AD di Pesisir Selatan, akan Direalisasikan Tahun 2026 Mendatang

 

Pesisir Selatan –Rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pessel menunjukkan progres positif. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir selatan melalui Bupati Hendrajoni memastikan lahan yang disiapkan untuk pembangunan berada di Muara sakai indrapura Kecamatan Pancung Soal dengan luas mencapai kurang lebih 50 hektare.

Kegiatan peninjauan lapangan pertama akan dilakukan dalam waktu dekat bersama Dandim 0311 Pessel Letkol Czi Theodorus Sambua.ST.Mhan Bupati Pessel H. Hendrajoni dan Muspida serta Perangkat Nagari dalam waktu dekat

kunjungan awal ini untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan Batalyon akan dilakukan untuk melihat lokasi dan kesiapan masyarakat menerima keberadaan Batalyon ini,Lahan yang ditinjau berada di Nagari Maura Sakai Kecamatan Pancung Soal ini dinilai cukup strategis,” ujar Hendrajoni selaku Bupati Pesisir Selatan.

Ia menambahkan, pembangunan batalyon ini merupakan program Kementerian Pertahanan RI yang akan direalisasikan secara bertahap.

Batalyon yang akan dibangun ini merupakan dukungan penuh dari Menhan. Pada tahap awal diperkirakan sekitar 300 personel TNI AD akan ditempatkan setelah kantor siap pada tahun 2026 mendatang.

Rencana pembangunan ini ditargetkan dapat mulai berjalan pada 2026 setelah proses penganggaran, perizinan, dan perencanaan teknis selesai.

Hendrajoni menjelaskan, akses jalan menuju lokasi sudah memadai dan dapat dilalui kendaraan. Jalur terdekat melalui pasar indrapura berjarak sekitar lebih kurang 8 kilometer, masuk kedalam daerah muara sakai indrapura Kecamatan Pancung Soal.

Masyarakat indrapura Nagari Muara sakai pun menyambut baik rencana pembangunan ini karena diyakini akan membawa dampak ekonomi yang signifikan. Seperti diutarakan Wawan dari perwakilan masyarakat pada pertemuan dikantor kodim 0311 di painan beberapa waktu yang lalu.

Kehadiran batalyon akan membawa geliat ekonomi baru. Pedagang, penyedia jasa, hingga sektor transportasi akan ikut terdorong,” katanya.

Kami berharap pembangunan dapat segera direalisasikan. Masyarakat pun siap mendukung, termasuk jika nantinya ada program pelibatan warga sekitar,” tambah Wawan.

Recana pembangunan Batalyon dinilai strategis, tidak hanya memperkuat pertahanan di wilayah Kabupaten Pesisir selatan, tetapi juga mendukung pengembangan wilayah Indrapura sebagai Kabupten baru yaitu Ranah indojati. Jika terealisasi, batalyon ini diproyeksikan mampu menampung hingga 600 personel secara bertahap.(008)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *