PADANG – Aksi unjuk rasa super damai dilakukan ribuan aliansi mahasiswa di Sumbar bersama ojek online (Ojol) melakukan unjuk rasa di DPRD Sumbar, Senin (1/9).
Para unjuk rasa ini hadir menyampaikan aspirasi mereka dan disambut Ketua DPRD Sumbar Muhidi dan unsur pimpinan.
Setelah tuntutannya diterima pimpinan DPRD Sumbar, mereka membubarkan diri secara tertib dan damai. Massa membubarkan diri sekitar pukul 17.33 WIB. Para unjuk rasa meminta para Wakil rakyat ini pun berjanji meneruskan tuntutan massa aksi hingga ke tingkat pusat.
Beberapa tuntutan massa aksi kemudian ditandatangani oleh anggota dewan. Tuntutan massa ini adalah pembenahan anggota DPR, pengesahan RUU perampasan aset, reformasi total Polri dan proses transparansi dalam kasus driver ojol yang meninggal terlindas kendaraan taktis Brimob.
“Kami akan kawal dan sampaikan ke pusat,” kata Muhidi di hadapan massa.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Gerinda DPRD Sumbar, Khairuddin Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada massa aksi yang telah menyampaikan aspirasi dan pendapat secara aman dan damai.
“Alhamdulillah kita ucapan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan masyarakat kita yang tetap di dalam jalur mengikuti aturan-aturan yang SOP,” ujar Khairuddin yang juga Ketua Komisi II DPRD Sumbar.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengungkapkan, dalam pengamanan aksi tim gabungan dikerahkan mulai dari kepolisian, TNI dan Satpol PP.
“Personel gabungan diturunkan 1.300 personel,” kata Apri.
Ia mengapresiasi aksi massa dari berbagai elemen mahasiswa hingga driver ojol ini berlangsung aman dan tertib.
“Menyampaikan aspirasi dengan baik, tertib dan sudah diterima oleh DPRD Sumbar,” tutupnya. (**)







