Kecelakaan Maut,Kereta Api Tabrak Seorang Ibu Rumah Tangan

Padang Pariaman, – Kecelakaan maut kem­bali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Padangpariaman. Kali ini, seorang ibu rumah tangga yang mengendarai sepeda motor, tewas terta­brak kereta api di Korong Paguah Duku, Nagari Ku­rai­taji, Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (12/7) seki­tar pukul 17.30 WIB.

Korban diketahui bernama Desi Erawati (39). Ia tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Tubuhnya terpotong-potong. Warga setempat yang melihat kejadian itu, langsung berkerumun untuk menyaksikannya. Tak berselang lama, Polisi datang untuk mengevakuasi jenazah kor­ban ke rumah sakit.

Kapolsek Nan Sabaris, AKP Devit Irawan menyampaikan, korban merupakan warga Korong Tanjung Medan, Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih. Saat kejadian, ia tengah mendorong sepeda motornya, jenis Jupiter Z dengan nomor polisi BA 6726 FD, yang mati men­dadak di atas rel.

“Saat berada di tengah rel, saksi bernama Eri Basrianto sudah meneriaki korban bahwa ada kereta yang hendak lewat. Namun, kemungkinan korban tidak mendengar dan tetap berupaya mendorong motornya,” ujar AKP Devit, Minggu ( 13/7).

Dijelaskan AKP Devit, kereta api B9 jurusan Pariaman–Padang pun datang dan langsung menabrak bagian belakang sepeda motor korban. Benturan keras menyebabkan korban dan motornya terseret sekitar 50 meter dari lokasi tabrakan.

Akibat kecelakaan ini, korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi tubuh terpotong menjadi em­pat bagian. Jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

AKP Devit menyebutkan bahwa perlintasan tem­pat kejadian memang tidak dilengkapi palang pintu dan tidak dijaga. Keberadaan perlintasan tanpa pengaman ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah daerah di Sumbar.

“Sepeda motornya me­ngalami kerusakan sangat parah. Untuk motor sudah dievakuasi dan diamankan sebagai barang bukti,” tutup dia. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *