Humas  

Filosofi “Ular Bercabang lidah” Oleh: Adi Kampai

 

Memang sangat relevan dengan kepemimpinan modern. Metafora ini menggambarkan bagaimana seorang pemimpin bisa memiliki kemampuan retorika yang hebat, tapi lemah dalam implementasi.

Performative leadership, seperti yang disebutkan, adalah fenomena di mana pemimpin lebih fokus pada penampilan simbolik daripada tindakan nyata. Ini bisa mengarah pada kehilangan kepercayaan publik, karena kata-kata tidak lagi mencerminkan komitmen moral.

Kepemimpinan sejati memang tentang konsistensi antara kata dan tindakan. Pemimpin yang baik tidak hanya berbicara, tapi juga bertindak. Mereka harus menjadi contoh bagi orang lain dengan integritas dan komitmen mereka.

Bagaimana menurutmu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi fenomena “lidah bercabang” ini?

Padang Jumat 9, januari 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *