PADANG,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengerahkan tim gabungan untuk mengevakuasi puluhan keluarga yang terjebak banjir di kawasan Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.
Peristiwa ini terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang pada Selasa pagi, (25/11/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa laporan kejadian masuk pada pukul 08.00 WIB. Lokasi terdampak berada di Jalan Batu Busuk RT 01 RW 3.
Hujan lebat yang terjadi menyebabkan kawasan Jalan Batu Busuk terendam banjir. Berdasarkan perkiraan awal, di daerah ini terdapat sekitar 90 Kepala Keluarga (KK) yang memerlukan evakuasi,” ujar Hendri dalam keterangan resminya.
Menurut kronologi yang disampaikan BPBD, banjir dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi dan terjadi terus-menerus. Akibatnya, air dengan cepat menggenangi permukiman warga di kawasan tersebut.
Untuk mengatasi situasi darurat ini, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang segera bergerak ke lokasi. Tim di bawah komando Kepala Pelaksana (Kalaksa) dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) ini melibatkan enam personel inti.

Proses evakuasi yang sedang berlangsung bertujuan untuk membawa seluruh warga terdampak, khususnya yang terjebak banjir, menuju tempat yang lebih aman.
Defry cupak menambahkan bahwa kerugian material akibat bencana ini masih belum dapat ditaksir dan akan dihitung setelah kondisi membaik.
Dalam upaya menanggulangi dampak banjir dan mengevakuasi korban, BPBD Padang tidak bekerja sendiri. Tim gabungan yang turun ke lapangan melibatkan berbagai pihak.

Kami didukung oleh Basarnas dan Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran) Kota Padang dalam operasi ini. Selain itu, ada juga TRC Semen Padang, Relawan Kebencanaan, dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat,” jelas Defry cupak.

Hingga laporan ini disusun, proses evakuasi warga di Batu Busuk Padang masih terus dilakukan oleh seluruh elemen tim di lapangan. Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh 90 KK yang terdampak. (**)







