Daerah  

TMMD ke-125 Resmi Dibuka di Dharmasraya: Jalan Baru, Harapan Baru untuk Nagari

Dharmasraya – Suasana pagi di Jorong Muaro Momong, Nagari Sungai Kambut, Rabu (23/7), terasa berbeda dari biasanya. Derap langkah pasukan, dan semangat warga yang membuncah menandai dimulainya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Dharmasraya.

Program tahunan yang mengusung semangat kolaboratif antara TNI dan Pemerintah Daerah ini kembali digelar dengan harapan besar membuka akses baru, membuka peluang baru bagi masyarakat.

Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang hadir langsung di tengah masyarakat. Didampingi Wakil Bupati Leli Arni, jajaran Forkopimda, serta perwakilan TNI-Polri dan OPD, suasana pembukaan berlangsung penuh kekeluargaan.

TMMD bukan sekadar soal pembangunan fisik. Ini adalah wujud gotong royong untuk mempercepat kemajuan nigari dan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi lokal,” tegas Bupati Annisa dalam sambutannya.
Salah satu pekerjaan utama dalam TMMD kali ini adalah pembukaan dan peningkatan jalan sepanjang 4 kilometer dengan lebar 6 meter.

Jalan tersebut akan menjadi penghubung antara permukiman warga dan wilayah perkebunan. Dengan terbukanya akses ini diharapkan distribusi hasil tani dan pergerakan ekonomi nigari semakin lancar.

Tak hanya itu, berbagai program fisik lainnya juga turut digarap mulai dari pembangunan fasilitas air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan MCK, hingga pembangunan kembali mushalla untuk masyarakat setempat.

Saat meninjau progres pembangunan, Bupati Annisa sempat singgah ke lokasi rehab rumah warga. Di sana, Dandim 0310/SS sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Czi Joko Stradona, mengungkapkan.

Atas permintaan langsung dari Ibu Bupati, rehab 7 rumah warga yang awalnya semi permanen, kini kami tingkatkan menjadi permanen. Ini demi kenyamanan dan masa depan warga. Kami dari TNI sepenuhnya mendukung,” ujarnya.

Program TMMD ke-125 juga menyentuh aspek non-fisik yang tak kalah penting. Selama kegiatan berlangsung hingga 2 Agustus mendatang, masyarakat akan menerima berbagai layanan dan edukasi, mulai dari penyuluhan narkoba, pelayanan dokumen kependudukan, sosialisasi kelembagaan nagari.

Pelayanan KB dan gizi, hingga mitigasi bencana.
Ada pula pelatihan koperasi dan ketenagakerjaan, serta kegiatan pendukung ketahanan pangan seperti penanaman jagung, pemberian bibit ikan nila dan sawit, hingga pembersihan pasar rakyat.

Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kami ingin TMMD ini meninggalkan warisan yang lebih dari sekadar bangunan. Tapi juga semangat, rasa memiliki, dan harapan akan masa depan nagari yang lebih baik,” ujar Bupati muda ini, menutup sambutannya.

Dengan penuh semangat, ia secara resmi menyatakan TMMD ke-125 di Kabupaten Dharmasraya dibuka.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan kepada semua pihak yang terlibat: “Semoga semua ini menjadi ladang amal pengabdian dan membawa keberkahan bagi Dharmasraya.” (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *