Daerah  

PT.Asyrofazar Mustika Karsa
Kerjakan Jalan Terban Dibukit Pulai
Kecamatan Batang Kapas,Balai PJN 2 Lakukan Gerak Cepat

Pessel-Kementrian PUPR melalui Balai PJN 2 Sumbar kembali melakukan perbaikan jalan yang terban atau runtuh di Pesisir selatan, Jalan yang runtuh tersebut adalah penurunan Bukit Pulai Kecamatan Batang Kapas yang terkenal extrim dan disana sering terjadi kecelakaan.Gerak cepat yang dilakukan PJN 2 Sumbar dapat pujian masyarakat Pessel.

Ketika hal ini dikomfirmasi minggu (12/7/23) pada Masudi selaku Ka-satker PJN2 Via Wa
dia menjawab bahwa sedang berada di palembang, menanggapi pertanyaan soal karatan besi material yang dipakai,Masudi menerangkan kalau karatan masih diambang batas sekitar 0,3 mm ketebalannya, karatan tersebut dianggap masih dalam toleransi dan bisa digunakan, kalau sudah lewat dari ukuran 0,3 mm itu besi tak boleh dipakai lagi, kita akan suruh PPK dan konsultan pengawas untuk croschek masalah ini kelapangan nantinya.

Dari papan informasi yang dipasang terpampang jelas, Jalan yang terban atau runtuh ini dikerjakan oleh PT Asyrofazar Mustika Karsa. Dengan nilai pekerjaan Rp. 3,844.381.000 miliar rupiah, lama pekerjaan memakan waktu 210 hari kalender.pantauan dilapangan Saat ini” pekerjaan sedang giat-giatnya dikerjakan mengingat musim hujan sebentar lagi akan datang, kalau hujan datang pengerjaan pengecoran akan susah dilakukan dan pekerjaan akan terkendala.

Menurut keterangan warga setempat ketika di konfirmasi di lokasi pekerjaan minggu.(12/7/23) , mereka cuma merasa kecewa sama kontraktor yang di menangkan Balai PJN2, Karena masyarakat setempat tak bisa bekerja jadi kuli pada proyek tersebut dengan alasan pekerjaan sudah penuh, padahal dari sumber yang layak dipercaya memberikan informasi bahwa pekerja kasar yang sedang bekerja didatangkan dari pulau jawa oleh kontraktor tersebut padahal masyarakat setempat banyak yang butuh kerja.

Pantauan media ini dilapangan minggu (12/7/23) Kelemahan pekerjaan saat ini adalah besi-besi tulang penahan tebing yang terpasang banyak yang berkarat dan korosi, sehingga menyebabkan suatu saat tak bisa bertahan lama,dan PPK harus melakukan pengukuran kembali apakah tebal karatan tak lebih dari 0,3 mm sesuai yang dianjurkan konsultan pengawas.

Karena jalan lintas sumatera ini adalah jalan vital yang sering dilewati mobil-mobil berukuran besar yang membawa CPO sawit dari Incasi Raya indrapura dan BBM dari Padang yang disalurkan buat Pom bensin yang ada di Pessel dan kota sungai penuh,tentunya beban berat seperti ini memicu cepat hancurnya permukaan jalan yang dilaluinya.

Dengan selesainya pekerjaan perbaikan jalan terban ini dipastikan arus lalu lintas dilokasi proyek akan lancar kembali. Masudi selaku ka-Satker Balai PJN2 kembali menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya sekitar proyek,untuk lebih berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan demi keselamatan dan kenyamanan bersama(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *